Helm Oksigen

Helm Oksigen (O2) Oleh SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo.

Helm oksigen ini dapat berfungsi bagi para pengendara kendaraan bermotor yang sedang mengalami gangguan pernafasan yang disebabkan oleh kadar oksigen yang ada di sekitarnya terdapat pada kadar yang di bawah ambang batas normal. Alat ini mengukur kadar oksigen dengan menggunakan sensor oksigen KE-25.
Cara kerjanya : kadar oksigen yang ada di udara di ukur dengan sensor oksigen KE-25 yang keluarannya berupa data analog. Kadar yang diukur akan diteruskan ke mikrokontroler (MK) ATtiny13 yang sebelumnya data analog diubah menjadi data digital oleh ADC agar dapat dibaca oleh MK. Setelah itu, informasi yang diterima oleh sensor akan dipadukan oleh MK, jika kadar oksigen masih normal maka MK tidak meneruskan perintah untuk menggerakkan motor DC jika kadar oksigen di bawah ambang batas normal maka MK dibantu dengan transistor untuk memperkuat arus dapat diteruskan untuk menggerakkan motor DC agar katub pada tabung okasigen dapat terbuka.

Sistem Peringatan Dini Angin Puting Beliung

Oleh Tim Moklet 15 – SMK Telkom Sandhy Putra Malang.

Sama seperti sistem pemantau angin pada umumnya, sistem pemantau angin Puting Beliung ini juga memiliki karakteristik yang ditentukan oleh sensor – sensornya, diantaranya sensor arah mata angin dan sensor kecepatan angin. Sensor yang digunakan untuk mendapatkan arah mata angin dan kecepatan angin dapat dibuat dengan menggunakan sensor Optocopler, lalu informasi yang diperoleh dikirimkankan dari MCU untuk diproses kemudian data tersebut dikirim ke LCD. Sensor arah mata angin dibuat dengan 3 buah piringan pengkode data yang diberi lubang, setiap piringan diberi Optocopler yang memiliki bagian receiver dan transmitter, 3 buah piringan ini mengkodekan 8 bit biner yang sesuai dengan 8 penjuru arah mata angin. Sensor kecepatan dibuat dengan sebuah piringan pengkode data yang diberi lubang dan diletakkan Optocopler diantara piringan tersebut, apabila sensor terhalang maka akan menghasilkan output low (0) jika sensor tidak terhalang maka akan menghasilkan output high (1). Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat memberikan peringatan dini akan datangnya bahaya angin Puting Beliung.

GAME DRUM AJAIB

Oleh Rudi Dikairono
(S2 Game Teknologi Elektro ITS)
Juara 1 KGEI di VEDC malang

Game unik ini dikendalikan oleh 8 buah “drum” yang dapat ditabuh dengan stick atau tangan. Serasa bermain game arcade, sebab interfacenya bukan lagi keyboard atau joystick pada umumnya. Ada 3 level yang dapat dipilih: mudah, sedang, dan sukar. tiap tingkatan memiliki perbedaan kombinasi “drum” yang harus ditabuh. semakin sukar, maka semakin banyak kombinasi tanda yang harus ditabuh. Sebelum memulai game, kita memilih musik yang ingin dimainkan. kombinasi tanda akan mengikuti alunan musik yang kita pilih. Setiap musik memiliki kombinasi tanda yang berbeda satu sama lain. Pada layar game, akan ada tanda yang bergerak dari atas ke bawah yang menandakan “drum” yang harus ditabuh. Intinya kita harus mencocokkan setiap tanda dengan posisinya masing-masing. pada akhir level, game ini menampilkan statistik akurasi ketepatan menabuh “drum” dan tanda yang meleset untuk ditabuh. Game ini juga menampilkan peringkat kita berdasarkan point yang dikumpulkan dari tanda yang berhasil ditabuh dengan tepat.

Helm Charger

Tim Volt Master – SMP Kr Petra 3.
Oleh Maria Eleonora & TommasYoehono.

Seperti yang telah diketahui bersama, semakin banyaknya pengguna HP yang sudah bukan merupakan kebutuhan sekunder lagi, tetapi sudah merupakan kebutuhan primer, dari masyarakat atas sampai bawah.
Banyak pekerjaan yang membutuhkan mobilitas yang tinggi. Oleh karena itu, efisiensi waktu sangat dibutuhkan. Karena kebutuhan akan hand phone tidak dapat dihindarkan, tentu saja pengisian ulang baterai hand phone pun juga sangat dibutuhkan setiap saat, dimanapun, dan kapanpun. Menanggapi hal tersebut, Maria Eleonora& Tommas terinspirasi untuk membuat HELM CHARGER. Helm ini menggunakan tenaga angin untuk mengisi ulang baterai hand phone.
Tegangan maksimal yang dihasilkan oleh alat ini berkisar antara 5 volt dengan kecepatan putar sebesar kurang lebih 3200 rpm. Bentuk helm ini pun menarik. Penutup baling-baling didesain scara aerodinamis. Alat ini juga dilengkapi dengan simulasi elektronik kecepatan putaran terhadap tegangan yang dihasilkan. Helm ini masih bisa dikembangkan lagi untuk mengisi baterai berbagai peralatan elektronika lain seperti mp3 player dan lainnya.

Alat Peracik Minuman Dengan Perintah Suara Berbasis PC

Oleh Tim Fisika UGM.

Selama ini, usaha di bidang penyajian makanan seperti restoran,warung, kantin,cafe maupun katering masih mengandalkan tenaga pramusaji untuk menyiapkan semua pesanan pelanggan. usaha ini dikatakan berhasil jika hidangan yang dipesan oleh pelanggan dapat tersaji secara enak, cepat dan merata. permasalahan terjadi saat jumlah pesanan pelanggan sangat banyak dan pada waktu yang bersamaan. ini nyata terlihat saat jam istirahat di kantin-kantin pabrik dan kantor umum dengan karyawan berjumlah ratusan. masalah diatas dapat diatasi dengan membuat alat peracik minuman yang bekerja efisien, baik dalam tenaga maupun waktu. efisien tenaga artinya tidak membutuhkan banyak pramusaji dalam pengoperasiannya.
Baca selebihnya »